Minggu, 08 Februari 2015

#Artikel
tips unik #EasyMonday
 @AcerIndonesia @acerID
"Hidup adalah belajar bagaimana menari dalam hujan bukan menunggu hujan reda" itu adalah kalimat-kalimat motivasi yang selalu saya pegang sejak semasih duduk dibangku sekolah.

Jika bicara tentang hari senin, tentu kita akan membayangkan tentang betapa rumitnya apa yang dinamakan dengan kehidupan di dunia ini. Bangun pagi buta, bersiap-siap,sarapan, dan berangkat kerja. Bagi yang tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta misalnya, pasti harus melawan kemacetan terlebih dahulu. Nah, pertanyaannya,  apakah kita akan sampai dengan waktu yang tepat di tempat kerja, kantor, basecamp? Semua itu tergantung dari diri kita juga.

Begitu banyak orang yang membenci hari senin, contohnya hanya gara-gara hal sepele diatas. Dan yang paling parah lagi, sudah bangun pagi buta, tetap saja telat. Itu dikarena macet, belum lagi jika harus melawan ganasnya banjir karena (bagi yang tinggal di Jakarta) curah hujan yang meningkat di bulan-bulan tertentu.
Alhasil, begitu banyak yang ber-argument sebagai berikut: " I Hate Monday" tapi tak sedikit pula yang memiliki argument sebagai berikut : "I Love Monday










kenapa demikian? hal tersebut dapat terjadi karena orang yang awalnya " I Hate Monday" Telah merubah pola fikirnya menjadi : "I Love Monday". Sederhana, tapi tidak sesederhana merubah kata "I Hate"
menjadi "I Love". Kita juga harus memulai dari dalam diri kita. Atau "Innamal A'malu bin niat" semuanya berawal dari niat. kata-kata atau sebuah kalimat yang sangat sederhana, tetapi sangat mujarab.




Selanjutnya, kita hanya perlu memulainya dengan beraktifitas seperti:
Melakukan hal-hal yang bermanfaat saat berakhir pekan. Misalnya, dengan berolah raga, nonton film bersama orang terdekat, camping dan lain-lain. Hal tersebut karena otak dan tubuh butuh di refresh lagi, karena itulah kita wajib untuk ber-refreshing. 

Kemudian, kita perlu menjaga kondisi kita dengan meng-konsumsi makanan yang bergizi tinggi. Karena esoknya kita akan kembali  menghadapi rutintas di hari senin. 








Lalu, sebelum menghadapi hari senin, kita perlu mengurangi pekerjaan kita di hari senin tersebut. Maksudnya, kita harus menyelesaikan beberapa pekerjaan yang harus kita kerjakan di hari senin, kita tuntaskan sebagian di hari jum'at. karena dengan pola menyicil pekerjaan tersebut kita akan terhindar dari kerumitan saat menghadapi hari senin dengan rutinitas yang sangat aktif. 


Hal tersebut cukup mudah, yaitu dengan membuat rencana atau resolusi kedepannya (sebelum menghadapi hari senin) dengan memprioritaskan pekerjaan yang mana yang harus di tuntaskan lebih dulu di hari jum'at. Karena otak kita akan mendapatkan respon yang lebih baik, karena banyak berharap hari senin adalah hari yang tidak membuat kita mampus karena begitu banyak tumpukan pekerjaan yang menumpuk. 

Kemudian, jadikan komitment dalam diri kita bahwa: "jangan pernah mengeluh" karena "tommorow is monday" atau "aku galau, karena besok hari senin, pasti aku akan sangat sibuk".
move on! hindari kalimat-kalimat diatas! jangan pernah menjadi sosok manusia yang lemah. Jadilah sosok pribadi yang tangguh.

Selanjutnya, kita hanya perlu banyak bercanda, meluangkan waktu yang kita miliki bersama orang terdekat seperti keluarga, pacar ataupun sahabat. lalu tanamkan dalam diri kita, "aku siap, aku sangat siap untuk menghadapi hari senin, karena aku cinta keluargaku, aku cinta sahabatku, aku cinta kekasihku".

Lalu, dihari senin pagi, sebelum berangkat kerja, sisihkan waktu untuk ber-ibadah, sholat dan banyak berdo'a kepada tuhan, sarapan, atau menyeruput secangkir kopi atau teh, susu dan lain-lain sebelum berangkat kerja. 


Dengan mengikuti beberapa tips unik di atas, saya yakin Anda bisa mengubah kata "I Hate Monday" menjadi "I Love Monday".



sekian artikel tentang tips dari saya dalam menghadapi hari senin atau tips unik #EasyMonday 
semoga bermanfaat :)






Etzart Sastra Alzarkasih 
tweet : @etzart_sastra 
HP    : 0853 9740 6920


Rabu, 04 Februari 2015

Surat Cinta Untuk Prilly Dari Aliando

Dear Prilly,

 

Salam hangat dan sayang selalu..

semoga saat kamu membaca surat ini, kamu masih dalam keadaan bahagia dan sehat selalu. Kamu tahu? Aku sangat bodoh dalam hal cinta. Aku tidak mengerti apa itu cinta, apa itu sayang, apa itu kangen. Tetapi saat kamu hadir di dalam hidupku, sejak pertama kita ketemu di lokasi shooting GGS, kamu telah benar-benar mengubah hidupku. Aku sekarang lebih mengerti apa itu cinta, bahkan aku paham apa itu rasa kangen yang terus mengikutiku. Aku sayang kamu, lebih dari kata sayang itu sendiri. Lebih dari kata cinta itu sendiri.

Cintamu melesat seperti anak panah, menembus jantungku, ketika kamu menatapku lebih dalam.

Cinta itu memang aneh, Prilly. Ada yang bilang cinta itu tidak memiliki kaki, tapi mengapa ia bisa berjalan dari hatiku kehatimu. Jika benar ia berkaki, dan oleh karena itu, maka ia telah lumpuh didalam hatimu. Tidak akan pernah sanggup meninggalkanmu.

Cintaku tidak berlebihan Prilly, bahkan terlalu sederhana. Cukup hanya aku dan kamu. Aku milik kamu dan sebaliknya, kamu milik aku. Di hari yang penuh kasih sayang ini, aku cuma mau bilang, Ana Uhibbuki Fillah, Prilly.


Kekasihmu, 

 

Aliando Syarief.

Sabtu, 24 Januari 2015

kado Ultah untuk sahabatku Carollyne Apple 25 Januari 2015



                                                        SELAMAT ULANG TAHUN




sebuah lirik lagu sederhana

tengah terlantun indah dari sanubariku,

tapi hatiku ragu jika ini yang terbaik

dapatkah kau mengerti

 

REFF:

selamat ulang tahun

yang ingin kuucapkan

dari bibirku yang kelu..

selamat ulang tahun

untukmu sahabatku

untukmu kutuliskan lagu ini..

 

dapatkah engkau memandang langit

tanpa malu pada bumi

semoga engkau menggapai bintang

tanpa meninggalkan bumi...

selamat ulang tahun

yang ingin kuucapkan

dari bibirku yang kelu..

selamat ulang tahun

untukmu sahabatku

untukmu kutuliskan lagu ini..


Dear Ollyne, sementara hanya lagu ya.. yang aku kasi ke kamu, maklum aku hanya perantau di Jakarta ini, dan ini masih dalam tahap perjuangan, hehhehe.. 
Btw, tadinya aku mau kasi Novel aku  "BUNGA DITEPI JURANG" ke kamu sebagai kado ultah, tapi sayang, setelah aku hubungi ke dapurbuku.com katanya novel aku masih dalam proses percetakan, soalnya mereka lagi kebanjiran order.
Jadi maaf ya kalo kado sederhana ini gak berkesan bagim kamu, atau malah kalah ama fans-fans berat kamu di +ClipOnYou.  Tapi jujur, semua ini special buat kamu dan tulus lebih tulus dari kata tulus, sahabat. Senang bisa berteman dengan kamu. 
Semoga pertemanan kita bisa awet. Semoga panjang umur, murah rezeki dan sehat selalu ya.. ^_^ CONGRATS terus berkarya ya..

Sabtu, 10 Januari 2015




Hari ini, saya,  Etzart Sastra AlZarkasih, hari ini telah hadir dan hidup dalam diri saya, seorang wanita sederhana bernama Merry Riana. Wajah cantiknya nan putih mulus bukanlah sebagai wanita yang polos dan lemah seperti wanita kebanyakan diluar sana. Dia adalah sosok yang luar biasa. Betapa tidak, saya sangat mengagumi perjuangan hidupnya. Sampai-sampai saya malu sebagai seorang lelaki di tanah perantauan ini. Jika suatu saat saya menyerah dan pulang kekampung halaman saya, Palu Sulawesi Tengah. Dengan tidak membawa apa-apa atau sesuatu yang bernama keSUKSESan.








Sementara dia  sebagai seorang wanita, berjuang sendirian dinegara tetangga. Sementara saya? saya hanya berjuang di Jakarta ini. Betapa malunya saya menjadi laki-laki yang jika suatu saat akan menjadi sosok yang  mudah menyarah. Setelah mengetahui kisahnya, saya baru sadar bahwa hidup itu memang sangat keras tapi justru harus diperjuangkan dan ditaklukkan. Maka dari itu, mulai dari detik ini, saya akan terus tegar, terus berusaha, dan mengejar impian saya dan kesuksesan. Dan saya akan berjuang dengan tulisan-tulisan saya.

Hidup itu keras, tapi kita harus lebih keras, bahkan lebih keras dari kata "KERAS"!!! hidup itu seperti bermimpi, tinggal kitanya yang bisa memperjuangkannya menjadi kenyataan atau sebaliknya. Dan film atau kisah dari Merry Riana inilah adalah bukti nyata. Betapa TUHAN tidak pernah tidur untuk manusia yang terus bermimpi dan memperjuangkan mimpinya.


Dan melalui Film atau kisah Merry Riana ini, begitu banyak tercipta Merry Riana-Merry Riana BARU yang berjiwa muda dan memperjuangkan mimpi-mimpinya. Termasuk saya yang menjadi seorang pemuda > "Merry Riananian" kalo saya sebut. Sebutan untuk para lelaki yang terus bermimpi dan memperjuangkan impian-impiannya. Ya, Merry Riananian. Saya rasa itu julukan yang pantas.




Terima kasih kepada  kak Merry Riana sang motivator, sang pembangkit jiwa semangat. Dan terima kasih kepada Chelsea Islan dan Dion, yang menjadi aktris dan aktor yang berhasil memerankan sosok Merry Riana dengan segala kisah nyatanya. Terima kasih juga kepada seluruh crew yang berjuang dalam membuat film tersebut, Kalian sukses, kalian hebat.




TERIMA KASIH



Etzart Sastra

Minggu, 28 Desember 2014

Tadi 26 Desember 2014 adalah malam hari yang unik bagiku. Dia yang pernah kutemui ternyata dipertemukan lagi. denganku. Epicentrum XXI Kuningan. 19;00 WIB
premier #‎AssalamualaikumBeijing‬ the movie.Film yang di adaptasi dari sebuah Novel Fenomenal karya bunda +Asma Nadia




Seperti biasa, setiap kali aku memasuki tempat atau daerah yang belum pernah sekalipun aku kunjungi, yang masih cukup asing bagiku, aku pasti akan merasa aneh, canggung, plus bingung, entah disebut apa fobia yang satu ini.. Tapi kenyataanya, aku memang  bertemu dengan begitu banyak orang, tentunya orang-orang yang masih asing bagiku. Aku seperti terlempar ke dunia antah berantah, atau akulah yang berasal dari dunia antah berantah itu.

Aku seperti menemukan cosmopolitannya Jakarta. ini seperti bukan di Inonesia lagi, aku seperti terlempar jauh ke gedung yang berkonstruksi sangat cosmopolitan. Ragu, gugup, takjub. Tempat ini keren tapi sekaligus membuat aku merasa asing. Dan akhirnya aku masuk kedalam bioskop setelah menanda-tangani absen di buku tamu. Film sudah dimulai, telat semenit aku pasti ketinggalan satu adegan.

Aku mencari tempat duduk yang sesuai nomor urutan di tiket masuk yang aku genggam, Semua terisi penuh, orang-orang yang kutanyai pasti menjawab "maaf, kursi ini sudah ada yang tempati", Tradisi di dalam bioskop. Dan salah satu orang yang kutanyai tadi ternyata seorang aktor, tapi lupa namanya. Kami sempat salaman, padahal.

Akhirnya aku menemukan tempat yang aku banget, di tengah. Duduk di tengah itu membuatku nyaman. Aku merasa seimbang. Dan aku selamat, aman. Ternyata mataku sudah semakin parah, buktinya teks dilayar di depan mata itu tidak bisa kubaca lagi.. Durasi membawa aku kepengahayatan atas kisah dalam film itu. Lucu dan takjub. ternyata baru aku sadari keunikan dari menonton film yang masih ditayangkan secara premier. Seru. di banding nonton setelah booming atau nunggu sampai di tanyangin di Tv atau di Upload di Youtube. Tapi ketika aku tiba disatu adegan saat dia, hadir nyata di depan mataku, aku makin takjub, inilah teman baruku, dia berperan sebagai Sunny, ternyata.

"ollyne.." Aku menyebut namanya dengan bangga.

Tapi ketahuilah kawan, ada magnet disebelahku, magnet itu besar dan mempunyai pendengaran yang tajam.

"siapa tadi cewek putih itu, yang tadi namanya kamu sebut?" tanya sang magnet.

"ollyne, namanya ollyne." jawabku.

"ollyne? ini dia disamping saya.." sang magnet itu membuat kejutan disekujur tubuhku.

Kenapa? Wah! Aku seperti kesetrum. Aku melayang.

"astaga, ollyne?!" aku masih terkejut. "apa kabar? aku Etzart, lupa ya, yang dimatraman, gramed matraman kemarin.." Aku berusaha meyakinkannya.

"ii..iya.."jawabnya ragu sambil menggali ingatannya. "iya ingat.."

"selamat ya..semoga Film kalian makin sukses.."

Dan kami kembali terjun dalam penghayatan.



"anaknya ya.. om?" tanyaku pada sang magnet. Dalam satu kesempatan.

"iya.."jawabnya. lalu aku menoleh kearahnya, dia sibuk dalam penghayannya. dan seperti menangis.


Ya, ternyata kami dipertemukan kembali, dan aku hanya berjarak satu sekatan kursi dari dirinya, dan sang magnet yang membuatku tertarik, melekat, dan melayang itu ternyata ayahnya. Sungguh tak pernah kuduga, mungkin Allah sudah mengaturnya.

Sedetik. Sepuluh menit, Setengah jam, aku sampai di adegan yang membuat air mataku jatuh, meski jujur aku berusaha tersenyum, tersenyum karena malu.. kok cowok menangis gara-gara film? ahk, aku menarik nafas panjang. Kemudian melepasnya perlahan. Entah mengapa? kisa ini memang membuatku terharu, mengharu biru. atau mungkin karena sering begadang, aku jadi gampang mengeluarkan air mata? begadang itu bisa bikin cengeng ternyata, atau bahkan jadi pemarah, atau whatever-lah. kalian coba saja sendiri. begadang selama lima bulan berturut-turut.Aku akui, aku seperti tidak sehat, tapi demi project Novelku, aku rela berteman dengan malam. Memproduksi Imajinasi.

Adegan berikutnya, saat sang Chun-Chun(Morgan Oey) mengucap 2 kalimat syahdat, jujur air mata ini gak munafik seperti senyumku, dia mengalir lepas meski aku berusaha baik-baik saja. Bahkan sampai di adegan terakhir saat Ashima (Revalina S Temat ) a.k.a Asmara dinikahi si Chun-Chun.. aku benar-benar terharu.

Film selesai, kami lanjut ngobrol, bahkan foto bareng..

"lu penulis lagu juga?" tanyanya.

"iya, tapi gak sampe rekaman kayak lu.." jawabku "sukses ya film buat kalian, salut deh..hebat! oya.. gua udah kirim naskah novel gua ‪#‎BungadiTepiJurang kemarin, tapi ke penerbit indie hehhe.."

"self publshing..mantap..mantap..sukses ya.." ucapnya, mata sipitnya seperti bercahaya, tulus, cuek, cepat dan aku terpesona.

Kemudian kami keluar bersama..bersama ayahnya juga..aku dan ayahya cukup akrab..kala itu, bahkan...

"itu siapa yang jadi dewa, yang punya anak tadi..?" tanya sang magnet.

"o,..itu kak Ibnu Jamil namanya.." kataku.

"kalo anaknya haji Rhoma Irama itu, siapa.. lagi ?"

"o..Ridho Rhoma.."

"kamu udah punya pin BBnya ollyne?"

"belum.."

"kalo gitu, kamu fotoin ya saya sama Ibnu Jamil sama Ridho juga,,nanti kamu saya kasi pin BBnya.."

Dalam hati aku berkata, "om, aku tidak mau kalo bukan dia yang kasi sendiri!"

Kemudian aku membisik ke telinga kak Ibnu Jamil. Bahwa ayahnya Olyne mau berfoto bareng. Jawabya iya, tapi sebentar karena ini masih wawancara. Selesai dari situ, semua batal. Aku sibuk motret sana-sini, atau berfoto sama bunda Asma Nadia, Sang Penulis yang membuat air mataku takluk didalam salah satu kisahnya, sepuluh menit yang lalu.

Aku kembali sibuk melihat keramaian itu, ada para wartawan, dan para pemeran film yang tadi kutonton. Beberapa pemeran lainnya, Laudya Sintya Bella, Cinthia Ramlan. Dan semua terasa asing, rame, tapi aku harus terbiasa. Ollyne dan aku terpisah tanpa ada kata pamit. Tidak seperti saat kami bertemu tuk pertama kali di Gramedia Matraman. Lalu aku pulang dengan membawa goody bag di tangan kiriku. Saat di busway, aku baru sadar isinya bersifat feminin, alias punya cewek. Dari maskara, entah apa namanya, kalender bergambar cewek, dan lain-lain. Dan aku menentengnya dengan 'pede' sepajang jalan, tadi.

Kesialan menghampiri, saat di halte dimana aku harus turun, tapi aku telat semenit sampai akhirnya harus turun di halte berikutnya, yang nyatanya tidak bisa dan bukan tempat arah balik ke halte yang tadi, artinya aku harus naik satu halte lagi, dihalte yang dimaksud, nunggu lama. Dan aku putuskan keluarkan jurus terakhir, bertanya. Yang ditanya menjawab "udah tutup!"

Akhirnya aku putuskan kaluar halte dan menunggu angkot, menunggu, menunggu, busway yang tadi kutunggui lewat. Dalam hati aku memaki orag tadi. Anjing Tanah! angkot datang akupun bisa pulang kerumah. Tidak apa-apa sial sedikit, menurutku, kisahku malam tadi adalah cerita atau pengaamanku yang sangat unik. Dipertemukan dengan treman baikku. Ollyne Apple, yang awalnya namanya kusangka Oshin saat pertama kenalan.

kelak kisah ini akan menjadi bagian dari halaman di novel #‎SANGPERANTAU‬ ku.

oya, Temans..jangan lupa nonton ya .. film #Assalamualaikum
30 desember 2014 ini, saksikan akting teman baik aku: Sunny/OllyneApple.
dan,  mau tau tanggapan aku tentang film #assalamulaikumBeijing ini? ini dia..

ROMANTIS, PUITIS, AGAMAIS, ETIS DAN PASTINYA BISA BIKIN KAMU NANGIS! 
SO DON'T MISS IT!  GUY'S